Opini Publik Tentang Bpjs - Bagaimana Jika Peserta Bpjs Kesehatan Kebetulan Sakit Dalam Perjalanan Keluar Kota Atau Menetap Sementara Diluar Kota? - Pertanyaan menyerupai ini sering kali diajukan oleh akseptor bpjs kesehatan, bahkan sebab tidak mau ribet mereka berobat sebagai pasien umum. Karena dari pihak Bpjs sendiri mewajibkan, kalau ingin mendapat layanan Bpjs di luar kota maka Alur pelayanan akseptor dimulai di Fasilitas Kesehatan tingkat pertama dimana akseptor terdaftar, kecuali dalam keadaan kegawat daruratan medis bisa pribadi mendapat pelayana di luar wilayah.
![]() |
| Repotnya Pasien Bpjs Jika Berobat di Luar Kota |
< Baca Juga: Kompensasi Bpjs Untuk Peserta Yang Faskes-nya Tidak Memenuhi Syarat >
Inilah opini publik yang harus ditaggapi serius oleh Pemerintah dalam hal ini Bpjs Kesehatan, gampang mudahan sistem ini direvisi kembali sehingga tidak merepotkan pasien akseptor Bpjs Kesehatan. Yang niscaya maunya akseptor Bpjs berobat dimana saja dilanyani dengan berbekal menujuk-kan kartu Bpjs Kesehatan tidak perlu menciptakan surat pengantar yang akan menambambah keruwetan sistem Bpjs.
Kami masyarakat Indonesia rela membayar walaupun tidak sakit, untuk membayar pasien yang tidak bisa yang mestinya tanggung jawab pemerintah, tapi ini dana murni berasal dari uang rakyat, seharusnya diberikan kemudahan yang seluas luasnya kepada pasien akseptor Bpjs kenapa kesan-nya dipersulit...??

